Tahukah Anda bahwa sebuh mobil F1 jauh lebih mahal dari pada mobil sport yang ada di dunia. Jika mobil sport sekelas lamborgini dan ferrari yang dibeli artis tekenal atau pengusaha kaya yang sering kita lihat di TV belum bisa membandingi biaya pembuatan satu unit mobil F1.

Mobil F1 Red Bull pic: redbullracing.comAnda pernah mendengar mobil Lykan Hypersport yang dibandrol $ 3,four juta atau setara dengan Rp forty three.6 milyar ternyata lebih mahal mobil F1 yang saat ini digunakan oleh para juara pembalap dunia. Tahukah Anda bahwa satu setir mobil canggih pada mobil F1 bisa lebih mahal dari pada mobil mewah keluarga yang laris di Indonesia. Bagaimana tidak, karena satu setir ini di bandrol hingga 2 milyar rupiah. Setirnya saja 2 M gimana dengan seluruh komponen mobilnya ya?

Oke kita akan langsung masuk pada whole biaya yang harus dikeluarkan oleh sebuah tim F1 dalam memproduksi 1 unit mobil F1 yang tremendous cepat, yang saya kutip dari detik sport :

Carbon fibre monocoque : Rp eight,5 miliar

Sayap depan dan hidung : Rp 2,1 miliar

Sayap belakang & peralatan DRS : Rp 1,5 miliar

Tanki dan saluran bahan bakar : Rp 1,4 miliar

Hydraulics : Rp 2,1 miliar

Sistem pendingin : Rp 2,1 miliar

Dari information di atas bila ditotal mencapai 126, 456 milyar, woww itu hanya komponenya saja, belum biaya perakitan dan uji coba. Jika Anda teliti, pada komponen diatas masih ada yang belum lengkap mengingat belum disebutkannya monitor, tempat duduk pembalap dan komponen lain yang menunjang.

Sebagai perbandingan, Red Bull Racing menghabiskan anggaran US$ 270,2 juta (sekitar Rp three,545 triliun) di sepanjang tahun. Jika dirata-rata maka tim asal Austria itu menggelontorkan US$thirteen,5 juta (sekitar Rp 177,sixteen miliar) untuk setiap seri balapan. Karena teknologi yang terus berkembang dan tuntutan persaingan yang semakin tinggi, angka tersebut terus bertambah dari tahun ke tahun.

Bayangkan saja saat Red Bull Racing menjuarai perlombaan F1 tahun 2012 anggaran yang dihabiskan mencapai US$ 270,2 juta atau setara dengan Rp. three,545 triliun di sepanjang tahun. Jika kita hitung-hitung anggaran rata-rata tim F1 asal Australia ini mengeluarkan US$ 13, 5 juta / Rp. 122,16 milyar untuk setiap seri balapannya.

Kenapa bisa semahal itu? Karena tuntutan teknologi yang harus lebih maju dan persaingan yang semakin ketat. serta akan diperkirakan anggaran akan selalu lebih tinggi setiap tahunnya.

Coba Anda bayangkan bila dalam balapan terjadi kecelakaan sehingga tunggangan mewah dan berkelas ini hancur? Berapa kerugian yang harus dialami tim F1, pastinya tidak akan sedikit mengingat biaya pembuatan 1 unitnya saja hampir 1 triliun rupiah.

Kecelakaan mobil F1 pic : skysports.comSelain itu bukan hanya kerugian materials saja, tetapi bagaimana kondisi pembalap bila terjadi kecelakaan yang besar karena ini menyangkut nyawa, apa lagi bila kecelakaan terjadi menggunakan mobil F1 dalam keadaan melaju cepat pastinya benturanpun akan sangat kuat.

Rata-rat mobil F1 yang mengalami kecelakaan/bukan tergelincir akan mengalmi rusak yang sangat parah. Namun walaupun demikian banyak pembalap yang selamat dari insiden ini, karena mobil F1 memiliki sistem keamanan yang baik untuk pembalapnya.